MENGENAL JENIS KAIN DAN SIFATNYA – Dalam sebuah pertunjukan, kostum menjadi salah satu bagian artistik yang paling penting. Tidak cuma untuk digunakan oleh para pemainnya, tetapi kostum tersebut menjadi pendukung untuk narasi yang hendak dipentaskan dihadapan para penonton.

Kostum menjadi penanda latar cerita, baik tempat dan waktu, penanda status sosial, dan ada banyak lagi. Baju dirancang dengan memakai berbagai jenis jenis kain sesuai dengan keperluannya. Nach, kali ini kita bakal bahas terkait jenis-jenis kain dan sifatnya! Check this out!

1. Blacu

Kain blacu merupakan jenis kain yang dibuat dari kapas sebagai bahan dasarnya. Kain jenis ini begitu fleksibel hingga gampang untuk dibuat menjadi berbagai jenis kreativitas dan sesuai ditambahkan hiasan-hiasan tertentu.
Kain ini termasuk jenis yang ramah lingkungan karena bahan dasar pengolahannya alami. Kita bisa dengan mudah menemukan kain blacu ini di mana saja, sebagai contoh yang digunakan untuk pembungkus tepung terigu.

2. Wool

MENGENAL JENIS KAIN DAN SIFATNYA

Kain ini termasuk kain yang lumayan berat, kita sering melihat kain ini dipakai sebagai bahan dasar untuk pembuatan baju hangat atau sweater. Kain wools memiliki kelebihan tertentu yaitu lebih awet dibandingkan dengan kain jenis lain apabila cara perawatannya dilakukan dengan benar.

3. Poly Ester

Kain ini mempunyai kesamaan dengan kain katun, tetapi dari sisi kualitasnya kain PE berada satu tingkat di bawah kualitas kain katun. Bahan dasar dari kain ini dibuat dari benang polyester. Bahan ini dibuat dari serat sintetis yang dibikin dari hasil minyak bumi yang selanjutnya menghasilkan fiberpoly. Oleh karena sifat bahan dasarnya yang tidak alami, karena itu bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas saat digunakan.

4. Chiffon

Bahan kain ini memiliki tekstur yang sangat halus dan lembut, transparan, ‘jatuh’ saat digunakan dan mengikuti bentuk tubuh pemakainya. Maka dari itu, kain ini tidak direferensikan buat mereka yang memiliki badan gendut. Kain Chiffon kadang-kadang sangat panas saat dipakai, namun tetap memberikan kesan-kesan anggun pada penggunanya. Bahan kain ini umumnya kerap digunakan dalam pembuatan dress, selendang, blouse, pelengkap kebaya, dan tudung kepala. Umumnya pemakaian kain chiffon untuk kerudung diikuti dengan ciput dari bahan kaos. Kain chiffon ada yang dibuat dari polyester yang sering disebut chiffon polos dan ada yang dibuat dari bahan sutra yang disebut chiffon ceruti.

5. Flannel

Kain ini adalah jenis kain yang dibuat dari bahan dasar serat wol tetapi tanpa ditenun. Tekstur kain ini lumayan lebih tebal dari lainnya, tapi benar-benar halus dan lentur maka mudah dibentuk menjadi apa saja. Kain flannel berikut ini yang kerap dipakai dalam pembuatan kerajinan tangan seperti gantungan kunci atau kotak tisu.